Meta Menggandakan AI: Investasi $115 Miliar Direncanakan untuk tahun 2026

3

Meta, perusahaan induk dari Facebook, Instagram, dan WhatsApp, secara signifikan meningkatkan komitmen finansialnya terhadap kecerdasan buatan. Raksasa teknologi ini kini memperkirakan pengeluaran antara $115 miliar dan $135 miliar pada tahun 2026, peningkatan hampir dua kali lipat dari $72 miliar yang dikeluarkan tahun lalu. Lonjakan investasi ini menyoroti ambisi Meta untuk bersaing secara agresif dalam lanskap AI yang berkembang pesat.

Pergeseran Strategi

Keputusan ini diambil setelah Meta merestrukturisasi divisi AI-nya awal tahun ini, menyusul kemunduran dalam persaingan AI. Langkah-langkah penting yang diambil mencakup investasi senilai $14,3 miliar pada Scale AI, sebuah startup pelabelan data, dan penunjukan CEO Scale AI, Alexandr Wang, sebagai Chief AI Officer Meta yang baru. Hal ini mencerminkan perubahan strategis dari fokus sebelumnya seperti realitas virtual menuju pengembangan inti AI, khususnya dalam mencapai apa yang disebut Zuckerberg sebagai “kecerdasan super pribadi”.

Kinerja Keuangan Mendorong Pertumbuhan

Investasi besar Meta dimungkinkan oleh kinerja keuangan yang kuat pada tahun 2025. Perusahaan melaporkan $59,89 miliar pendapatan untuk kuartal keempat, naik 24% dari tahun ke tahun, dengan laba mencapai $22,76 miliar, meningkat 9,2%. Pertumbuhan bisnis periklanan inti ini menyediakan modal yang dibutuhkan untuk mendanai ekspansi besar-besaran AI.

Persaingan dengan Raksasa Teknologi

Rencana pengeluaran Meta berpotensi melampaui pesaing besar seperti Google, yang menghabiskan $93 miliar untuk AI pada tahun 2025. Langkah ini menempatkan Meta sebagai pemain utama dalam perlombaan senjata AI, dengan tujuan mengembangkan model AI yang sangat canggih.

Melihat ke Depan

Investasi agresif Meta pada AI menandakan komitmen jangka panjang untuk bersaing di garis depan teknologi. Kesuksesan perusahaan di masa depan bergantung pada kemampuannya menerjemahkan komitmen finansial ini menjadi kemajuan AI yang nyata, khususnya dalam pengembangan sistem “super cerdas”. Hal ini merupakan sebuah pertaruhan yang signifikan, namun Meta tampaknya bersedia mengambil langkah tersebut untuk mengamankan posisinya di era komputasi berikutnya.