Ulasan TCL NXTVISION Art TV: Tampilan Khusus dengan Hasil yang Beragam

11

TCL NXTVISION memasuki pasar “televisi seni” yang ramai—layar yang dirancang untuk berfungsi sebagai bingkai digital kelas atas saat tidak digunakan. Meskipun berhasil menawarkan estetika yang ramping, matte, dan antarmuka yang ramah pengguna, kinerjanya sebagai televisi tradisional masih jauh dari yang diharapkan.

Jika Anda mencari karya seni digital khusus dengan harga diskon, mungkin ada nilainya; namun, sebagai pusat hiburan yang serba bisa, kota ini kesulitan bersaing dengan pesaing-pesaing yang sudah mapan.

Desain dan Pengaturan: Estetika vs. Utilitas

NXTVISION dibuat dengan profil ramping (tebal sekitar 1 inci) dan terasa sangat kokoh, dengan berat 50 pon untuk model 65 inci. Ia mencoba meniru tampilan “gaya hidup” pesaing premium seperti The Frame dari Samsung dengan menyertakan bezel coklat muda yang terpasang pada tempatnya secara magnetis.

Hal-hal penting tentang penyiapan fisik:
Bezel: Tidak seperti Samsung, yang sering kali mengharuskan pembelian bingkai secara terpisah, TCL menyertakan satu set di dalam kotaknya.
Konektivitas: TV ini dilengkapi empat port HDMI. Meskipun dua port mendukung game berperforma tinggi (hingga 144Hz pada 4K), orientasi port yang menghadap ke atas membuatnya sulit diakses dalam pengaturan cahaya redup.
Perangkat Lunak: Didukung oleh Google TV, penyiapannya lancar. Sinkronisasi melalui aplikasi Google Home memungkinkan integrasi cepat layanan streaming seperti Netflix.

Catatan: Meskipun perangkat lunaknya intuitif, pengguna mungkin merasa sedikit frustasi dengan remote fisik, karena tombol volume dan mute terletak di samping perangkat, bukan di bagian depan.

Pengalaman “Seni”: Kuantitas vs. Kualitas

Nilai jual utama TV seni adalah kemampuannya menampilkan mahakarya saat tidak digunakan. Di sinilah NXTVISION menunjukkan keterbatasannya dibandingkan dengan para pemimpin industri.

Fitur TCL NXTVISI Samsung Bingkai Pro
Perpustakaan Seni ~350 gambar ~5.000 gambar
Navigasi Hanya pengguliran kategori Fungsi pencarian yang kuat
Kedalaman Visual Hasil akhir matte yang lumayan Kontras tinggi dengan tekstur yang terlihat

Meskipun NXTVISION menyertakan generator AI yang mampu membuat adegan khusus, keseluruhan perpustakaannya jauh lebih kecil dan lebih sulit dinavigasi dibandingkan pesaingnya. Dalam perbandingan berdampingan, model Samsung memberikan ilusi tekstur kanvas asli yang jauh lebih meyakinkan karena kontras yang unggul.

Performa: Masalah Kontras

Kelemahan paling signifikan dari NXTVISION adalah rasio kontrasnya yang buruk. Selama menonton sinematik, layar kesulitan menghasilkan warna hitam pekat dan warna-warna cerah.

Dalam pengujian di berbagai judul streaming, hasilnya selalu mengecewakan:
Gambar yang pudar: Film seperti Sisu: Road to Revenge dan The Creator tampak abu-abu dan tidak bernyawa, tidak memiliki “pop” yang diharapkan dari tampilan modern yang didukung HDR.
Warna kulit datar: Bahkan dengan berbagai pengoptimal AI dan pengaturan kecerahan diaktifkan, subjek manusia sering kali tampak datar secara tidak wajar.
Detail rendah dalam pemandangan gelap: Dalam banyak adegan, bayangan kurang dalam, sehingga sulit membedakan subjek dari latar belakangnya.

Pengecualian Permainan: Kemenangan Mengejutkan 🎮

Menariknya, performa TV berubah drastis saat dialihkan ke mode Game Master. Saat dihubungkan ke PC kelas atas, kinerja NXTVISION sangat baik.

Dengan memanfaatkan kecepatan refresh 144Hz dan alat pengoptimalan bawaan TV, game seperti Crimson Desert tampil cerah, penuh warna, dan responsif. Dalam kasus penggunaan khusus ini, pengalaman tersebut dapat menyaingi layar OLED yang jauh lebih mahal, menjadikan NXTVISION pilihan yang sangat kompeten bagi para gamer berdedikasi.

Putusan Akhir: Apakah Ini Layak?

Proposisi nilai TCL NXTVISION bergantung sepenuhnya pada titik harganya. Pada standar MSRP sebesar $1.800, hal ini sulit untuk dibenarkan.

Kesimpulan: TCL NXTVISION adalah perangkat khusus. Ini unggul sebagai monitor gaming dengan kecepatan refresh tinggi dan bingkai seni digital yang layak, tetapi kontrasnya yang buruk menjadikannya pilihan yang buruk bagi pecinta film. Kecuali Anda dapat menemukannya dengan harga diskon yang signifikan, pesaing seperti Hisense CanvasTV atau Samsung The Frame menawarkan nilai yang jauh lebih baik untuk seni dan sinema.