Seorang investor awal Tesla berbagi kisah luar biasa tentang bagaimana pembelian saham yang putus asa yang dilakukan di puncak gunung pada tahun 2010 telah berubah menjadi kekayaan $2,4 juta pada akhir tahun 2025. Individu tersebut, seorang komentator anonim di video YouTube oleh Herbert Ong, membeli saham Tesla dengan harga IPO $17 sambil berjuang untuk mendapatkan satu bar layanan seluler di Pulau Catalina. Langkah ini menyoroti pertumbuhan eksplosif Tesla dan potensi investor awal untuk mengumpulkan kekayaan yang signifikan.
Pembelian Secara Kebetulan
Investor tersebut, yang merupakan mantan insinyur otomotif dan kedirgantaraan, menggambarkan kehebohan dalam melakukan pemesanan sebelum pasar dibuka. Menemukan tempat dengan sinyal minim di puncak gunung, mereka berhasil membeli saham tepat pada waktunya. Kisah ini menggarisbawahi bagaimana waktu dan sedikit keberuntungan berperan dalam investasi awal Tesla. IPO tersebut berhasil mengumpulkan dana sebesar $226 juta, yang merupakan IPO produsen mobil AS pertama dalam beberapa dekade, namun hanya sedikit yang dapat memperkirakan keuntungan finansial berikutnya.
Keyakinan Dibalik Taruhan
Keputusan investor tidaklah acak. Setelah bersaing langsung dengan SpaceX, mereka mengakui budaya teknik Elon Musk yang tiada henti dan peralihan ke kendaraan listrik yang tak terelakkan. Pengalaman sebelumnya dengan Ford Ranger Electric tahun 2000 memperkuat kelayakan transportasi bertenaga baterai. IPO Tesla dipandang sebagai kelanjutan dari energi disruptif yang sama, dan investor bertindak sesuai dengan hal tersebut. Investasi sebesar $10.000 pada harga IPO sekarang akan bernilai hampir $3 juta, yang mencerminkan pengalaman investor itu sendiri.
Membangun Ekosistem Terintegrasi
Selama bertahun-tahun, investor telah memperdalam komitmen mereka terhadap Tesla di luar kepemilikan saham. Mereka telah memiliki 16 kendaraan listrik, termasuk tujuh Tesla, dan saat ini lebih menyukai Cybertruck. Selain itu, mereka mengadopsi penawaran tenaga surya Tesla setelah akuisisi SolarCity pada tahun 2016, memasang panel dan meningkatkan ke generasi Powerwall yang lebih baru. Garasi tersebut sekarang berfungsi sebagai ruang pamer Tesla skala penuh, lengkap dengan panel surya, Powerwall, dan Cybertruck yang dicolokkan ke Wall Connector. Hal ini menggambarkan tingkat loyalitas di antara beberapa pengguna awal.
Dampak Pemecahan Saham
Kepemilikan investor tumbuh lebih dari 38,000% karena dua pemecahan saham Tesla. Yang pertama, pembagian lima untuk satu pada bulan Agustus 2020, dan yang kedua, pembagian tiga untuk satu pada bulan Agustus 2022, mengubah setiap saham asli menjadi lima belas, melipatgandakan kepemilikan investor tanpa investasi lebih lanjut. Hal ini menunjukkan bagaimana aksi korporasi dapat meningkatkan keuntungan bagi pemegang saham jangka panjang.
Kisah ini menjadi contoh nyata bagaimana taruhan awal terhadap teknologi disruptif dapat menghasilkan keuntungan yang luar biasa. Pengalaman investor menyoroti manfaat finansial yang terkait dengan pengenalan potensi perusahaan seperti Tesla sebelum diadopsi secara umum.






















