Formulir W-2 adalah dokumen penting bagi pembayar pajak AS, yang merangkum penghasilan Anda dan pajak yang dipotong dari tahun sebelumnya. Baik Anda seorang pelapor berpengalaman atau baru dalam proses ini, mengetahui isi formulir ini dan cara menggunakannya dengan benar sangat penting untuk pelaporan pajak yang akurat dan tepat waktu.
Apa itu Formulir W-2?
Formulir W-2, yang secara resmi berjudul “Laporan Gaji dan Pajak”, dikeluarkan oleh perusahaan Anda dan dikirimkan kepada Anda dan Internal Revenue Service (IRS). Ini merinci total pendapatan Anda, pajak federal dan negara bagian yang dipotong, dan kontribusi untuk program seperti Jaminan Sosial dan Medicare. IRS menggunakan informasi ini untuk memverifikasi kewajiban pajak Anda – apakah Anda akan menerima pengembalian dana atau berhutang pajak tambahan.
Memahami W-2 Anda sangat penting karena ketidakakuratan dapat menyebabkan penundaan, penalti, atau pemotongan yang terlewat. Ini bukan hanya tentang pengajuan pajak; ini tentang memastikan catatan keuangan Anda benar.
W-2 vs W-4: Mengetahui Perbedaannya
Banyak orang bingung membedakan W-2 dengan W-4. W-4 diselesaikan saat Anda memulai pekerjaan untuk memberi tahu majikan Anda berapa banyak pajak yang harus dipotong dari setiap gaji. Namun W-2 diterbitkan setelah tahun berakhir untuk melaporkan apa yang sebenarnya ditahan.
Anggap saja seperti ini: W-4 menyiapkan sistem, dan W-2 menunjukkan hasilnya.
Siapa yang Menerima W-2?
Jika Anda seorang karyawan yang menerima gaji tetap dengan pemotongan pajak, Anda harus menerima W-2 dari perusahaan Anda. Hal ini berlaku jika majikan Anda membayar Anda setidaknya $600 sepanjang tahun atau memotong pajak Jaminan Sosial atau Medicare.
Pekerja lepas dan kontraktor independen tidak mendapatkan W-2; sebaliknya, mereka menerima Formulir 1099-NEC atau 1099-MISC. Pembedaan ini penting karena proses pengajuan pajak berbeda secara signifikan antara pendapatan pegawai (W-2) dan kontraktor (1099).
Mendekode W-2 Anda: Perincian Kotak demi Kotak
Formulir W-2 dipecah menjadi kotak-kotak bernomor, masing-masing mewakili informasi pendapatan atau pajak tertentu. Berikut ikhtisar sederhana dari kotak-kotak terpenting:
- Kotak 1: Total Gaji: Total penghasilan Anda pada tahun tersebut. Ini adalah angka dasar yang digunakan untuk menghitung kewajiban pajak Anda.
- Kotak 2: Pajak Pendapatan Federal yang Dipotong: Jumlah total pajak pendapatan federal yang telah dipotong dari gaji Anda.
- Kotak 3 & 4: Gaji Jaminan Sosial & Pajak yang Dipotong: Penghasilan yang dikenakan pajak Jaminan Sosial, dan jumlahnya yang dipotong.
- Kotak 5 & 6: Gaji Medicare & Pajak yang Dipotong: Penghasilan dikenakan pajak Medicare, dan jumlah yang dipotong.
- Kotak 12: Kode untuk Kompensasi yang Ditangguhkan: Kotak ini mungkin berisi kode yang menunjukkan kontribusi pada program pensiun (401(k), dll.) atau tunjangan lainnya.
IRS memberikan instruksi rinci untuk setiap kotak, namun sebagian besar pembayar pajak hanya perlu fokus pada pendapatan inti dan angka pajak.
Bagaimana Jika Ada Error?
Jika Anda melihat kesalahan pada W-2 Anda (gaji salah, nomor Jaminan Sosial salah, dll.), segera hubungi departemen penggajian perusahaan Anda. Mereka harus mengeluarkan formulir yang telah diperbaiki (W-2c).
Jika perusahaan Anda tidak memperbaiki kesalahan tersebut, Anda dapat menghubungi IRS untuk mendapatkan bantuan. Jika perlu, IRS mungkin mengizinkan Anda mengajukan menggunakan Formulir 4852 sebagai pengganti. Selalu simpan salinan W-2 Anda untuk catatan Anda.
Menggunakan W-2 Anda untuk Mengajukan Pajak
Saat mengajukan pengembalian pajak (biasanya Formulir 1040), Anda akan memasukkan angka-angka dari W-2 Anda ke baris yang sesuai pada perangkat lunak pajak atau formulir kertas Anda.
- Baris 1a (Formulir 1040): Masukkan total upah dari Kotak 1.
- Baris 25a (Formulir 1040): Masukkan pajak pendapatan federal yang dipotong dari Kotak 2.
Perangkat lunak pajak Anda kemudian akan menghitung tagihan pajak final atau pengembalian dana berdasarkan informasi ini, bersama dengan potongan atau kredit apa pun yang Anda klaim.
Poin Penting
Formulir W-2 adalah gambaran keuangan Anda untuk tahun ini. Pengusaha harus mendistribusikannya paling lambat tanggal 31 Januari. W-2 yang akurat sangat penting untuk pengajuan pajak yang tepat waktu dan benar. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kesalahan, segera sampaikan kepada perusahaan Anda atau IRS untuk menghindari penalti atau penundaan.






















