Pertunjukan Counter-Halftime Sayap Kanan: Kid Rock dan TPUSA Challenge Super Bowl

14

Turning Point USA (TPUSA) menggelar pertunjukan paruh waktu Super Bowl alternatif pada hari Minggu, menampilkan artis country dan berpuncak pada penampilan Kid Rock, yang sengaja dibuat kontras dengan acara utama Bad Bunny. Acara tersebut, yang dijuluki “The All-American Halftime Show,” disiarkan di platform seperti Rumble dan DailyWire+ dan menarik sekitar 5 juta pemirsa langsung, menurut produser TPUSA Blake Neff.

Pernyataan Perang Budaya. Acara ini dibuat sebagai respons terhadap penampilan Bad Bunny, yang menyertakan lirik berbahasa Spanyol dan dipandang oleh beberapa orang sebagai tantangan terhadap norma budaya Amerika. Acara TPUSA menampilkan artis-artis yang sejalan dengan politik MAGA, termasuk Brantley Gilbert, Gabby Barrett, dan Lee Brice, dengan headliner Kid Rock.

Jangkauan Terbatas, Respons Polarisasi. Meskipun Super Bowl sendiri mampu menarik penonton hingga 130 juta orang, acara TPUSA tetap menjadi acara khusus. Mantan Presiden Trump mengkritik kinerja Bad Bunny di platform Truth Social miliknya, menyebutnya “mengerikan” dan “menjijikkan”. Partai Demokrat menanggapinya dengan mengejek preferensi Trump terhadap Kid Rock.

Konten dan Waktu yang Kontroversial. Streaming langsung tersebut menyertakan lirik yang merujuk pada penegakan hukum dan politik gender, dengan Lee Brice membawakan lagu yang mempertanyakan norma-norma masyarakat seputar identitas gender. Acara tersebut bertepatan dengan dirilisnya dokumen terkait investigasi kriminal Jeffrey Epstein, yang memunculkan kembali lirik masa lalu dari Kid Rock yang berisi referensi tentang gadis di bawah umur.

Posisi Politik. Acara ini dipromosikan oleh tokoh-tokoh seperti Robert F. Kennedy Jr., dan komentator konservatif memujinya sebagai kemenangan bagi media sayap kanan. Beberapa peserta, seperti penjudi profesional Amanda Vance, memilih untuk menonton pertunjukan TPUSA daripada pertunjukan utama Super Bowl.

Akibat dan Kontroversi. Kid Rock merilis rekaman studio dari sebuah lagu yang dibawakan selama pertunjukan, sementara lirik masa lalunya muncul kembali secara online. Acara ini juga diadakan di tengah pembatalan konser Kid Rock baru-baru ini karena reaksi politik.

Pertunjukan paruh waktu TPUSA berfungsi sebagai demonstrasi nyata politik perang budaya, menyoroti perpecahan mendalam dalam wacana politik dan hiburan Amerika.

Peristiwa ini menggarisbawahi meningkatnya tren platform media alternatif yang melayani khalayak ideologis tertentu dan kesediaan tokoh politik untuk terlibat dalam benturan budaya secara langsung.